TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Panaskan Pilpres 2019, PAN Ingin Zulkifli Hasan Jadi Capres?

Gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres) di Indonesia memang baru akan dilangsungkan pada tahun 2019 mendatang. Namun dua tahun jelang pemilihan akbar itu, suhu politik Tanah Air sepertinya mulai terasa panas. Meskipun banyak politisi yang masih tampak malu-malu mengusulkan diri menjadi calon pemimpin negara, faktanya partai politik justru lebih bersemangat.

 

Salah satunya ialah Partai Amanat Nasional (PAN) yang sepertinya sudah memiliki calon kuat yakni sang ketua umum, Zulkifli Hasan. Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Bandung tanggal 22 Agustus lalu, para kader partai berlambang matahari putih ini mendamba bisa melihat wajah Zulkifli tercetak di kertas suara Pilpres 2019.

 

Seluruh DPW PAN Mendukung Bang Zul

 

Yandri Susanto selaku Ketua Opeating Committee (OC) Rakernas PAN menyebut jika seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN sudah bulat ingin mendukung Zulkifli menjadi calon Presiden atau Wakil Presiden 2019 nanti. Hanya saja keinginan PAN ini sepertinya belum tentu mulus apalagi jika mengingat pada undang-undang pemilu yang sudah menyetujui Presidential Threshold ada dalam kisaran 20-25%.

 

PAN sendiri tidak memiliki suara sebesar itu apabila ingin menyokong Zulkifli sehingga mereka harus mencari koalisi partai lain. Dengan partai Gokar, Hanura, NasDem dan PPP sudah menyatakan bakal mendukung Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2019 dan Gerindra tetap berniat mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto, tampaknya PR untuk kader PAN masih berat. Ada dua partai besar yang tersisa yakni Demokrat dan PKS yang belum menentukan calon, tapi kemungkinan mereka mendukung Zulkifli sebagai calon RI1 tetap jauh dari asa.

 

Namun lain cerita jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan Presidential Threshold sehingga menjadi nol persen, maka jalan sang Ketua MPR RI itu atau tokoh lain untuk jadi calon Presiden di Pilpres 2019 terbuka sangat lebar. Atas keinginan Rakernas, Zulkifli disebut telah memerintahkan seluruh anggota DPRD Fraksi PAN se-Indonesia untuk menanyakan kepada konstituen mereka terkait rekomendasi itu.

 

Zulkifli Beri Keputusan di 2018

 

Ketika diwawancara Merdeka akhir Agustus lalu soal rekomendasi Rakernas PAN agar dirinya mau nyapres, Zulkifli meminta agar partainya tak terburu-buru. Baginya saat ini PAN haruslah fokus mengurus masalah-masalah rakyat togel online seperti menstabilkan harga barang sampai mengurangi pengangguran.

 

Menghargai rekomendasi ribuan kadernya, Zulkifli rupanya baru akan mengambil sikap di tahun 2018 mengenai apakah dirinya bakal maju sebagai capres atau cawapres dalam Pilpres 2019. Demikian pula dengan koalisi partai yang akan dijajaki oleh PAN serta tokoh yang bakal digaet ke depannya.

 

“Saat ini bang Zul (Zulkifli) akan menginstruksikan semua kader kembali ke daerah masing-masing dan harus bertanggung jawab. Kalau memang mau tarung di 2019, sekarang kerja dulu baru nanti hasilnya gimana akan dievaluasi tahun 2018. Kita juga akan memanggil anggota DPRD Fraksi PAN se-Indonesia karena mereka punya massa, punya konstituen. Nanti akan kita tanya dan ikut memberikan pendapat soal hasil Rakernas Bandung,” tutup Yandri.

 

Nantinya pandangan dari konstituen itu akan menjadi bahan evaluasi PAN di tahun 2018. Tak cuma mengikut sertakan keterlibatan kader PAN di posisi legislatif, pengurus DPW PAN di 34 provinsi Indonesia juga diminta kembali ke daerah masing-masing untuk melakukan konsolidasi hingga pemetaan yang cermat dan tepat. Akan bagaimana ke depannya langkah PAN serta Zulkifli, sepertinya tahun 2018 layak untuk dinanti lantaran suhu politik bangsa bisa dipastikan benar-benar memanas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>