TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Milenial Tak Akan Pernah Merasakan Kenangan Di Metromini Ini

Buat orang jakarta dan sekitarnya, pasti sudah tidak asing dengan yang namanya metromini. Mungkin anda salah satu orang yang sering berlalu lalang dengan menggunakan metromini. Angkutan umum khas ibu kota ini, mulai tahun 2018 akan di nonaktifkan. Karena sudah cukup tua dan banyak armada yang tidak layak jalan. Akan diganti dengan angkutan umum yang lebih ramah. Seperti yang dilakukan pada pergantian bajai. Lalu apa kenangan metromini yang tidak akan pernah dirasakan oleh para generasi milenial.

Jalanan Macet Diturunkan Tengah Jalan

Para pengguna metromini, pasti sering mengalami hal ini. di jalanan ibukota yang macet, tiba-tiba harus diturunkan di tengah jalan. Apalagi ketika sudah dekat dengan tempat tujuan atau stasiun. Para  penumpang tidak akan diturunkan di tepi jalan, karena bis tidak bisa menepi. Tapi para penumpang, akan diturunkan di tengah jalan. Para  generasi melenial yang memakai bus transjakarta tentunya tidak akan pernah merasakan hal ini, karena pasti langsung diturunkan di halte khusus.

Mengejar Metromini Sambil Berlari

Banyak orang yang ingin naik metromini, harus rela berlari-larian. Metromini akan jalan dengan cepat, apalagi ketika jam-jam penumpang ramai. Kalau kita akan naik, harus cepat dan kalau bisa lari. Bis akan langsung jalan begitu saja. begitu juga ketika akan turun, harus pintar karena metromini bisa langsung berangkat begitu saja, tanpa tahu kita sudah benar-benar turun atau belum. Ini akan menjadi kenangan yang tak akan terlupakan bagi para pengguna metromini.

Saling Berdempetan Di Metromini

Kenangan metromini yang takkan terlupakan, tentunya saling berdempetan dengan penumpang di dalam metromini. Hal ini memang di rasakan ketika naik bus transjakarta. Tapi rasanya tentunya berbeda. Di metromini lebih sempit dan tempat duduknya terbatas. Ketika jam ramai, banyak penumpang yang rela berdiri. Para penumpang juga harus hati-hati dengan copet yang berkeliaran. Harus merasakan bau para penumpang yang berdesakan dan ketika metromini tiba-tiba mogok, terkadang harus rela pindah metromini atau membantu mendorong.

Bayar Ongkos Langsung Ke Supir

Buat orang yang  sering menggunakan transjakarta, pasti tidak pernah merasakan hal ini. ketika naik metromini, anda harus membayar ongkos ke supir. Kecuali metromini tersebut punya kernet. Para sopir dewa poker dengan lihainya meminta uang ongkos yang diberikan para penumpang. Disini kejujuran antara penumpang dan sopir juga harus di uji. Sehingga tidak ada yang merasakan kerugian satu sama lain.

Copet Di Metromini

Copet dan metromini menjadi dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Banyak sindikat copet yang selalu beroperasi di metromini. Mereka sudah merencakan semuanya dengan baik. bahkan banyak yang bekerjasama dengan supir metromininya. Dari pertama kali penumnpang naik sampai turun, pasti sudah ada yang ditargetkan. Kehilangan dompet di metromini mungkin menjadi hal biasa di ibu kota. Sampai saat ini, di transjakarta pun masih banyak sindikat pencopet. Jadi harus selalu berhati-hati.

Balapan Antar Metromini

Kenangan metromini inilah yang tak akan didapatkan oleh generasi milenial. Para supir metromini, ketika jalan lancar banyak yang suka balapan . supaya bisa kejar setoran dan mendapatkan penumpang yang lebih banyak. itulah kenapa metromini dikenal sebagai raja jalanan. Para generasi milenial tidak akan pernah merasakan semua kenangan tersebut karena mulai tahun depan metromini akan di nonaktifkan. Digantikan dengan transportasi yang lebih ramah dan baik untuk lalu lintas ibu kota yang padat. Apalagi MRT akan mulai di operasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>