TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Kenapa Film-Film Indonesia Susah Maju?

Sadar atau tidak, film Indonesia bagaikan anak tiri di negaranya sendiri. Bagaimana tidak? Industri film Indonesia sangat banyak, tapi minat para penonton Indonesia malahan beralih ke film-film Hollywood. Memang bioskop-bioskop Indonesia didominasi oleh film-film luar negeri dan peminat film Indonesia pun jadi semakin berkurang. Namun ada faktor lain lho selain dari faktor luar yang mempengaruhi mengapa film-film Indonesia susah maju dan berkembang sehingga kurang diminati oleh para penikmat film Indonesia. Berikut adalah beberapa alasannya.

1. Ceritanya Kadang dipaksakan dan Garing

Salah satu alasannya mengapa film Indonesia kurang diminati dan kurang berkembang dengan baik adalah dari segi cerita yang kadang dipaksakan dan garing. Memang tidak semua, namun rata-rata alur ceritanya tidak bagus dan menarik. Beberapa hal yang sering dikeluhkan oleh para penontonnya adalah alur ceritanya yang sangat mudah ditebak. Tentu saja para penonton sangat kecewa karena mereka bisa dengan mudah menebak akhir ceritanya. Jika saja film dibuat dengan alur cerita yang unik maka penonton menjadi tidak mudah bosan.

2. Film yang Kebanyakan tidak Original

Jika kalian cermati, sudah banyak netizen yang protes film Indonesia mirip dengan film dari luar negeri. Sebenarnya ada dua cara membuat film, yang pertama dari cerita yang orisinil yang kedua dari adaptasi. Namun sering kali sutradara dan produser film mengatakan bahwa filmnya tidak mengadaptasi dari film lain namun kok alur cerita sampai penokohannya bisa sama dengan cerita dari film luar negeri yang lainnya.

3. Aktor dan Aktris Film Layar Lebar Selalu yang Itu-Itu Saja

Salah satu hal yang juga membuat penonton cepat bosan dan tidak tertarik untuk menonton film Indonesia. Mungkin sudah biasa melihat aktor dan aktris film yang Itu-Itu di TV karena aktingnya sudah teruji. Namun penonton mungkin akan lebih cepat bosan dengan aktor dan aktris yang itu-itu saja apalagi dengan peran yang begitu-begitu saja.

4. Image Film Horor yang Berbumbu Esek-Esek di mana Masih Melekat di Film ‘Horor’ Indonesia

Beberapa waktu yang lalu, Indonesia sempat didominasi oleh film horor. Namun sayang sekali, penonton kadang tertipu dengan horornya Indonesia yang ternyata masih dibumbui dengan esek-esek alias porno. Maka dari itu film Indonesia yang horor mengecewakan para penonton Indonesia yang sudah kapok nonton horor yang ternyata esek-esek.

5. Jarak Tayang Film yang Terlalu Dekat dengan Jarak Tayang di TV

Seseorang pasti ingin menonton film karena penasaran dengan alur cerita dam akhir ceritanya. Selain itu, mereka mau menonton film poker88 yang bagus pasti akan sangat memuaskan bagi para penonton. Namun dari awal, penonton Indonesia sudah memiliki stigma yang buruk karena pasti ceritanya hanya begitu-begitu saja. Dan setelah mendapatkan stigma seperti itu, ditambah lagi dengan jarak tayang di TV yang membuat para penonton sudah menjagakan akan nonton di TV saja. Karena paling juga 1 bulan setelah film tersebut tayang di bioskop, film itu juga pasti akan segera tayang di TV.

 Itu dia 5 alasan mengapa film-film Indonesia susah untuk maju dan susah diminati oleh para penonton Indonesia sendiri. Pastikan industri film Indonesia semakin baik, ya, jangan sampai film-film Indonesia jadi anak tiri di negeri sendiri. Kalau menurut kalian bagaimana? Apakah kalian berpendapat yang sama? Atau ada alasan lain yang menurut kalian membuat para penonton Indonesia kurang menyukai film Indonesia?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>