TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Kenangan Buruk dari Serbia Terus Hantui Chris Coleman

Setiap pelatih atau manajer memiliki kesan tersendiri ketika berhadapan dengan klub lawan. Kesan tersebut bisa hal yang positif, negatif atau sesuatu yang akhirnya membuat dirinya cemas atau merasa terus terbayang-bayang karena tidak bisa melupakannya. Nah, sebelum pertandingan antara Serbia melawan Wales di babak kualifikasi Piala Dunia yang akan diagendakan pada 11 Juni 2017, pukul 19:15 waktu setempat, Chris Coleman selaku manajer Wales masih dihantui bayangan masa lalu dengan Serbia.

Chris Coleman Masih Terhantui

Chris Coleman mengakui Serbia akan selalu menghantui kenangan Wales-nya. Ya, pelatih Wales, Chris Coleman menghadapi Serbia dalam babak kualifikasi Piala Dunia pada hari Minggu, 11 Juni 2017. Chris Coleman mengakui bahwa dia tidak akan pernah melupakan kenangan buruk yang diberikan oleh Serbia tetapi terus mencoba agar tidak peduli dengan apa yang terjadi di Beograd pada hari Minggu saat Serbia bertemu Wales.

Coleman adalah pahlawan nasional akhir-akhir ini. Dan baru-baru ini, ia telah mengambil sebuah OBE di Istana Buckingham setelah membimbing Wales ke semifinal Euro 2016. Namun, ia tetap mengakui bahwa kekalahan 6-1 terhadap Serbia pada bulan September 2012 adalah titik terendah dari lima tahun ia menemani Wales dan peristiwa tersebut tidak akan pernah ia lupakan begitu saja.

Manajer Wales memimpin timnya dalam kualifikasi Grup D di Beograd akhir pekan ini, namun mengakui kenangan menyakitkan negara tersebut sudah kembali membanjir ketika dia kembali ke sana awal tahun ini. Ia mengungkapkan hal berikut ini;

“Begitu saya turun dari pesawat, saya merasakannya,” kata Coleman. “Itu hanya sebuah kegelisahan tapi saya (seperti) memiliki kupu-kupu (rasa mual) di perut saya. Saya berpikir ‘Ini hal itu lagi, saya ingat tempat ini. Saya tidak bisa mengatakan ini adalah permainan lain di dalam grup karena beberapa alasan. Dan salah satu alasannya adalah (kenangan buruk tahun 2012) itu”.

Ia melanjutkan; “Saya menderita di sana, kita menderita di sana – dan itu salah saya, itu tidak akan pernah meninggalkan (hilang dari benak) saya. Kurasa akan seperti itu jika aku kembali ke Beograd bersama istriku di akhir pekan.”

Ujian Wales Lainnya

Selain itu, Coleman juga tahu jika Wales sendiri menghadapi tes yang menakutkan lainnya di Balkan dalam upaya untuk menjaga impian Piala Dunia bandar togel sgp mereka tetap hidup dengan Gareth Bale yang tidak bisa bermain karena skorsing dan James Collins, Neil Taylor, Andy King dan Hal Robson-Kanu juga absen. Memang, tim Coleman tidak terkalahkan di kualifikasi Piala Dunia namun ketika berhadapan dengan Serbia dan Republik Irlandia, dua teratas di Grup D, dengan empat poin di babak tengah setelah empat kali imbang langsung, sepertinya harus ada usaha ekstra.

Lebih dari 40.000 diperkirakan menyambut Wales di Rajko Mitic Stadium dan tingkat permusuhan diperkirakan juga meningkat maksimal. “Anda pergi ke tempat-tempat ini dan ini hampir seperti sebuah panggung dalam permainan di mana ada permainan kekuasaan,” kata Coleman.

“Tiba-tiba, dari mana pun asalnya, kerumunan mulai menjadi sangat gaduh. Pertentangan (akan dapat dirasakan) sampai tempo lima atau 10 menit dan mereka membombardir Anda. Anda berdiri menghadapinya atau Anda membebeknya. Tidak ada pilihan ketiga.” Coleman melanjutkan; “Ini akan datang di Beograd dan Anda perlu menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, secara fisik, mental dan taktis.”

Apa yang terjadi dengan Wales dan Coleman saat berhadapan dengan Serbia memang dipenuhi berbagai macam kenangan, perasaan dan juga impian untuk terus maju ke peringkat lebih tinggi demi menyambut Piala Dunia. Tentunya, Coleman dan Wales sudah memiliki strategi tertentu. Hanya saja, kenangan buruk tetap tidak bisa dilupakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>