TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Ganjar dan Sudirman Dapat Tantangan Bahas Semen Kendeng

Kasus Semen Kendeng seolah dilupakan di debat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Tengah 2018. Paslon-paslon juga diduga sengaja menghidar dari isu tersebut karena adanya kepentingan politik dan investasi tambang.

Tak Bahas Semen Kendeng di Debat Pilgub

Isu semen Kendeng sendiri pasalnya telah mewarnai masa-masa kepemimpinan Gubernur Ganjar Pranowo karena adanya berbagai isu dan juga protes dari warga Pegunungan Kendeng. Salah satu di antaranya adalah protes Kartini Kendeng yang mana melalukan aksi jalan kaki dari Jawa Tengah menuju Jakarta. Ada juga aksi menyemen kaki di drepan Istana Negara, yang akhirnya berujung pada kematian salah satu pejuang dari aksi tersebut.

Pasalnya warga memprotes pemgangunan pabrik semen yang akan dibangun di sekitar pegunungan Kendeng, Rembang, Jawa Tengah, oleh PT Semen Indonesia Tbk (Persero). Para warga menolak pembangunan tersebut karena dianggap tidak menaati Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Namun sampai saat ini seolah kasus itu dibiarkan dan tak jelas bagaimana kelanjutannya.

Kasus Kendeng ini pasalnya luput dari pembahasan dalam debat perdana Pilgub Jateng 2018 yang digelar beberapa waktu yang lalu. Warga sendiri mengaku sangat bingung tentang alasan pertahanan Ganjar Pranowo ataupun penantangnya, Sudirman Said yang sama sekali tidak menyinggung tentang permasalahan semen Kendeng ini.

“Sedulur siket tak mengerti juga mengapa tidak ada pembahasan sama sekali dalam debat kemarin. Padahal kami semua menunggu langkah apakah yang akan diambil oleh mereka untuk menyelesaikan masalah ini,” ungkap warga Kendeng dilansir dari CNN Indonesia.

Debat Pilgub Jateng Bahas Enam Tema

Pada debat perdan Pilgub Jateng 2018 pasalnya mengangkat 6 tema yaitu persoalan daerah, menyerasikan antara pelaksanaan pembangunan daerah Kabupaten/Kota, dan juga memperkokoh NKRI dan juga kebangsaan. Sementara debat kedua kali ini membahas tentang ekonomi dan juga pelayanan publik di Jawa Tengah.

Gunarti sendiri mengaku bahwa ia menunggu kalimat atau paling tidak singgungan salah satu calon di dalam acara debat tersebut yang berhubungan dengan permasalahan pembangunan pabrik semen di Kendeng. “Namun sampai debatnya selesai, tidak ada pembahasan juga. Yowes, kami semakin yakin bahwa memang tidak ada yang bisa kami pilih,” ungkapnya kecewa.

Hal itu ia akui semakin memperdalam kekecewaan warga Kendeng, Jateng. Lebih-lebih lagi tidak satu pun paslon yang mendatangi warga Kendeng untuk hanya sekedar membicarakan masalah pembangunan pabrik semen tersebut.

Menurut Gunarti, Ganjar memang pernah sekali datang ke lokasinya pada masa kampanye. Namun ia tak sedikitpun membahas soal pabrik semen itu. “Pernah datang, sekali, tapi tidak ada dialog. Katanya dia kangen keluarga di sini. Tidak temui warga, keluarga saja yang ia temui. Saya tak dengar itu ada dialog dengan warga,” ucapnya lebih lanjut.

Sehubungan dengan ini, pihaknya mengancam tidak akan memilih satu pun paslon apabila dalam rangkaian debat Pilgub Jateng 2018 ini tidak ada pembahasan sama sekali tentang pabrik semen Kendeng.

“Ya coba nanti kita lihat di debat yang kedua. Kalau ada yang mau bahas, mungkin saja kami mau coblos. Kalau tidak, ya kami bisa golput. Buat apa memilih pemimpin togel online yang tak bisa mendengarkan dan menyelesaikan masalah warga yang mau dia pimpin?” tukas Gunarti.

Kekecewaan juga datang dari Jaringan Tambang Nasional (Jatam) yang diwakili oleh Merah Johansyah. Ia mengaku kecewa dan bingung mengapa masalah Kendeng bahkan tidak sedikit pun disinggung dalam debat Pilgub Jateng 2018 putaran pertama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>