TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Bertekat Untuk Samai Kekuatan Militer AS, Korut Tetap Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir

Seperti yang sudah banyak diberitakan di media-media berita yang ada, Pemerintah Korea Utara yang sudah dikenal sebagai salah satu Negara paling kejam dan kaku di dunia. Negara ini bukan hanya tegas dan kaku dalam peraturan-peraturan pemerintahannya, akan tetapi juga sangat keras kepala dalam membangun kekuatan militernya.

Sumpah Pemimpin Korea Utara

Setelah resmi dilantik sebagai pemimpin dari Korea Utara, Kim Jong Un yang usianya tergolong masih cukup muda telah bersumpah bahwa dia akan membawa Korut mencapai tujuan nuklir negaranya tersebut. dia bertekad untuk membuat kekuatan militer Negara Korea Utara mencapai titik ekuilibrium atau imbang dengan kekuatan militer dari Amerika Serikat. Karena itulah dia tetap bertekad untuk terus mengembangkan tekhnologi senjata militer dan senjata nuklir di negaranya. Komentarnya tersebut diutarakan setelah pihak militernya meluncurkan rudal balastik jarak menengah Hwasong-12 terbarunya di atas wilayah Jepang sejak awal bulan September lalu.

Meskipun sudah diberikan peringatan oleh Dewan Keamanan PBB dan juga sudah mendapatkan kecaman serius dari beberapa Negara seperti Jepang, AS, Rusia dan Cina, namun nampaknya Kim Jong Un masih akan tetap melaksanakan sumpahnya tersebut dan bahkan dia menyaksikan sendiri peluncuran rudal yang dilakukan hari jumat tanggal 15 September kemarin.

Disebutkan dalam salah satu sumber, Pemimpin Korea Utara tersebut mengatakan bahwa dia mengajak semua masyarakat Korut untuk terus mendukungnya dalam menunjukkan kekuatan besar Negara mereka dalam mencapai tujuan penyeleseian kekuatan nuklir negaranya meskipun ada sanksi ataupun blockade tanpa batas dari Negara dan pihak-pihak lain. Dia juga menambahkan bahwa tujuan militer nuklir Korea Utara tersebut adalah untuk membangun keseimbangan kekuatan dengan militer milik Amerika Serikat dan membuat penguasa AS menjadi segan dan tidak berani membicarakan opsi militer untuk Korea Utara.

Tanggapan PBB terhadap Aksi Korea Utara

Menanggapi aksi provokasi yang dilakukan oleh pemerintah Negara Korea Utara, Dewan Keamanan (DK) PBB telah mengadakan sebuah pertemuan darurat yang disitu para anggotanya telah sepakat dengan suara bulat mengecam dan mengutuk peluncuran rudal dan pengembangan senjata nuklir Korea Utara yang mereka anggap sebagai aksi yang sangat provokatif. Selain itu menurut beberapa sumber, saat diadakan sebuah wawancara dengan media Perancis Le Journal du Dimanche, Sekretaris jenderal PBB Antonio Guterres juga mengaku khawatir dengan aksi peluncuran rudal dan pengembangan senjata nuklir yang dilakukan Korea Utara tersebut. Dia mengatakan bahwa ancaman rudal dan nuklir Korut merupakan krisis taruhan bola online terburuk yang dialami dunia selama beberapa tahun terakhir ini dan harus segera diselesaikan.

Dalam wawancara tersebut Antonio menambahkan bahwa dahulu banyak perang dan konflik yang terjadi setelah melalui sejumlah pertimbangan matang dari pihak PBB, namun ada juga yang terjadi akibat keputusan emosional belaka dan tidak berdasarkan penalaran yang beralasan. Karena itu dia berharap bahwa aksi Korea Utara yang dianggap sebagai salah satu ancaman serius dunia ini bisa tetap menjadikan keputusan PBB berada dalam jalur yang bernalar dan beralasan sebelum semua keputusan diambil.

Sekretaris Jenderal PBB tersebut juga bahkan mengatakan bahwa semua masalah tersebut bisa segera diselesaikan jika saja pihak Korea Utara mau menghargai resolusi yang disampaikan pihak DK PBB dengan segera menghentikan program senjata nuklir dan rudal balastiknya mereka. Sehingga bisa mengurangi keresahan dan ancaman yang dirasakan Negara Jepang ataupun AS serta Negara-negara lainnya yang juga mendukung pemberian sanksi terhadap Negara Korea Utara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>