TheFiiix.com

TheFiiix.com

Everything Is Here

Akhiri Kutukan, Real Madrid Bungkam Dortmund 3-1

Pertandingan tandang Los Blancos ke markas Borussia Dortmund pada hari Rabu (27/9) dini hari, membuahkan hasil menyenangkan. Karena dalam pertandingan kedua Grup H Liga Champions itu, Madrid berhasil membungkam Dortmund dengan skor cukup telak, 3-1. Yang hebat, dua dari tiga gol itu diborong oleh Cristiano Ronaldo dan sisanya milik Gareth Bale.

 

Bisa dibilang jika aksi Madrid sangatlah ciamik. Gol pertama mereka tercipta di menit ke-18. Saat itu Dani Carvajal memberikan umpan ke sisi kanan kotak penalti Dortmund. Bola liar itupun disambut Bale dengan tendangan voli yang melesak ke pojok gawang milik Roman Burki.

 

Bertahan hingga turun minum, Madrid kembali melanjutkan gol di menit ke-50 dan kali ini giliran Ronaldo. Pengoleksi empat Ballon d’Or itu harus membuat Burki kembali memungut bola lewat tendangan jarak dekat hasil umpan Bale. Tak ingin jadi bulan-bulanan terlalu jauh, klub Bundesliga itu menyusul ketertinggalan lewat Pierre-Emerick Aubameyang pada menit ke-54. Namun Madrid tampaknya terlalu perkasa karena Ronaldo kembali mencetak gol kedua di pertandingan pada menit ke-90.

 

Saat Ronaldo Menjawab Kritik

 

Berhasil mencetak dua gol di kandang lawan yang selama ini susah dikalahkan Madrid, tentu merupakan pencapaian memuaskan bagi seorang Ronaldo. Apalagi Ronaldo sebelumnya sempat dihukum lima kali larangan bermain judi poker dalam pertandingan lokal oleh Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). Hukuman itu sendiri didapat mantan winger Manchester United itu saat Madrid melawan Barcelona dalam ajang Piala Super Spanyol pertengahan Agustus lalu. Kala itu Ronaldo ketahuan mendorong wasit Ricardo De Burgos yang mengganjarnya kartu merah.

 

Namun setelah kembali tampil, Ronaldo masih gagal mencetak gol kala debut domestik dan membuat kritikan publik begitu panas padanya. Dan dua golnya di kandang Dortmund jelas menutup mulut besar para pengkritik. Kepada Atresmedia, Ronaldo pun angkat bicara.

 

“Saya harus  terus menunjukkan dengan baik siapa saya di setiap pertandingan. Saya ingin menjawab kritik publik. Saya termotivasi dengan kritik itu. Kami bisa menang di sini karena melakukan apa yang diminta pelatih. Tidak mudah mencetak tiga gol di kandang Dortmund,” jelas Ronaldo.

 

Kutukan Kalah Yang Akhirnya Musnah

 

Bukan hanya Ronaldo yang bahagia, tapi sang pelatih Zinedine Zidane pun menganggap istimewa kemenangan di Jerman ini. Karena Madrid sendiri tak pernah menang saat bermain di stadion Signal Iduna Park yang menjadi kandang Dortmund. Tercatat jika kemenangan ini adalah pertama kalinya dalam tujuh kali tandang mereka ke Dortmund.

 

Namun lepas dari itu semua, penaklukan Dortmund atas Madrid ini merupakan misi balas dendam lama Zidane. Saat dirinya masih menjadi pemain Juventus, Zidane harus menerima kekalahan 3-1 dari Dortmund dalam final Liga Champions 1997. Waktu itu Bianconeri legowo dengan aksi superior Dortmund yang sudah menjebloskan dua gol di babak pertama.

 

Luka Zidane pun kembali menganga saat Madrid yang kini ia latih harus bertemu lagi dengan Dortmund di Liga Champions 2016. Seolah pengulangan sejarah, Zidane lagi-lagi gagal membuat Madrid mengalahkan Dotmund karena skor akhir adalah 2-2. Tak heran kalau lewat pertandingan Madrid melawan Dortmund ini tak ubahnya sebagai ajang pembuktian bagi Zidane bahwa dia bisa memusnahkan kutukan tak terkalahkan dari Dortmund.

 

Beruntung akhirnya penantian panjang Zidane berakhir manis. Dengan hasil ini maka Madrid berbagi posisi juara dengan Tottenham Hotspur di puncak klasemen Grup H.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>